Mengatur diri
Sejatinya manusia bisa mengatur diri sendiri tetapi belum teratur. Contohnya seperti sebuah segitiga tidak beraturan, apakah memang segitiga itu tidak beraturan? Beraturan atau tidaknya hanya bisa dilihat dari masing-masing individu. Maka dari itu pandai-pandailah mengolah diri sendiri karena yang dapat mengetahui kadar kemampuan adalah diri kita sendiri. Seperti contoh manusia dapat mengatur pola makannya sendiri akan tetapi tidak tentu mencukupi kebutuhan makanan yang dibutuhkan. seperti manusia dapat makan sehari 1x namun dalam aturan seharusnya dianjurkan makan 3x dalam sehari. Kita dapat bebas memilih pilihan kita sendiri dengan apa yang kita mau.
Bahasa jawa memilikI bahasa yang unik dan beragam yang mempunyai banyak istilah yang berbeda dengan bahasa Indonesia. Seperti contoh kata "sakit perut" , dalam bahasa indonesia hanya dapat dijumpai kata sakit perut berbeda dengan bahasa jawa yang mendeskripsikan sakit perut menjadi berbagai macam istilah seperti "suduk'en, begah, sebah, senep bahkan mules" . Kemudian timbul pertanyaan apakah mules itu penyakit?. Mules bukan merupakan penyakit melainkan efek dari apa yang kita makan seperti cabai, cuka merica atau makan-makanan yang pedas yang dapat menyebabkan mules. Orang indonesia kebanyakan tidak paham akan banyaknya obat yang dapat digunakan untuk kesehatan tubuh. Seperti rempah-rempah yang setiap hari kita makan yang terkandung dalam bumbu-bumbu makanan yang mengandung banyak khasiat bagi kesehatan tubuh.
Selain manusia, Tuhan juga menciptakan iblis yang mempunyai arti "putus asa". Suatu ketika Allah menciptakan Nabi Adam dan ketika Allah meminta semua malaikat mnyembah Nabi Adam namun ada satu yang tidak mau menyembah Nabi Adam yaitu Azazil (Iblis) . Azazil tidak mau menyembah Nabi Adam yang diciptakan dengan tanah dengan alasan Azazil lebih tinggi derajatnya karena diciptakan dari api. Sejak saat itu Azazil berjanji akan menggoda keturunan Nabi Adam kecuali orang-orang yang benar bertaqwa kepada Allah.
Pendidikan karakter sendiri mempunyai batasan-batasan yang formal. Menurut Ki Hajar Dewantara, wujud kesadaran diri manusia yaitu sebagai manusia yang benar-benar manusia. Karena sejatinya manusia adalah sebagai Titah Tuhan. Tuhan mempunyai sifat kasih sayang dan manusia juga mempunyai sifat kasih sayang.namun sifat kasih sayang, namun sifat kasih sayang berbeda denga Tuhan. Berbicara tentang ilmu, ilmunya Allah melahirkan kenyataan. Allah yang menciptakan ilmu.
Kemudian ada pertanyaan, mengapa ada seseorang dipanggil dengan sebutan "Kyai,Syekh, Tengku,Ustadz dan Habib" dan panggilan lainnya , dikarenakan mereka dipanggil berdasarkan tingkatan strata ilmu. Pada zaman dahulu sebutan "Syekh" karena usianya yang sudah tua atau sesepuh dan perlu dihormati oleh orang yang lebih muda.
List yang terkait kelas 7A
List yang terkait kelas 7A
1. Ismaul Amalia (15120007)
2.Devi Endah Prastiwi 15120441
3. Nur tri atika (15120040)
4. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450
5. Martiya Zulfa Risty (15120039)
6. Anisa Rona Soraya 15120447
7. Dewi Krisdiyanti
8. Nailul Fauzziyah (15120405)
9. Dyah Saraswati (15120364)
10. Atik Budiarti 15120010
11. Ibnu Mas’ud (15120218)
12.Fadila Nurfi A (15120322)
13. Khafidzoh Asfihani 15120008
14. Susilo bayu.
15. Sukma Rudi Nugroho
16. Intan Nur Fatikha Mulya.
17.febydwiangrainy.
18. Hadiah hana putri 15120471
19. Riskha Khoirul Ulya 15120219
21. Neneng Zuliasih 15120016
22. nurroh difalah
23. lina muntasiroh
24. Ahmad Haris Hidayat 15120334
25. Eko nur fatoni/15120020.
26.Bagas Panur.p
Tidak ada komentar:
Posting Komentar