Kamis, 01 November 2018

Pendidikan dan Pengajaran


         
           Dalam dunia pendidikan sudah tidak asing lagi akan adanya istilah pendidikan dan pengajaran. Dua istilah tersebut saling berkaitan satu sama lain. Keduanya mempunyai peran masing-masing untuk mencapai sebuah tujuan pembelajaran.  Mendidik anak itu sama dengan mendidik masyarakat karena anak itu bagian dari masyarakat. Mendidik anak berarti mempersiapkan masa depan anak untuk berkehidupan lebih baik, demikian pula dengan mendidik masyarakat berarti mendidik bangsa . Dalam hal ini, Ki Hadjar membedakan antara Pengajaran dan Pendidikan
           Pendidikan merupakan tuntunan, ilmu atau pengayoman yang mengayomi kehidupan manusia. Menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan adalah suatu hal atau upaya dan daya terus menerus untuk bertumbuhnya budi pekerti, dan bertumbuhnya intelektual serta bertumbuhnya raga. Melalui Pendidikan, seseorang akan belajar untuk berinteraksi dengan lingkungan yang berarti mengambil peluang dan membuat peluang, sehingga dapat diartikan sebagai sebuah perubahan. Dalam proses Pendidikan terjadi proses perkembangan yang membantu anak berkembang secara optimal, yaitu berkembang sesuai dengan potensi dan ssstem nilai yang dianut anak. Pendidikan bukanlah sebuah proses memaksakan kehendak orang dewasa kepada anak melainkan upaya menciptakan kondisi yang kondusif bagi perkembangan anak, yaitu memberikan kemudahan bagi anak untuk mengembangkan dirinya. Ini berarti bahwa dalam Pendidikan, anak aktif mengembangkan diri dan guru membantu menciptakan kemudahan untuk itu. Dengan demikian, Pendidikan adalah proses aktif dilakukan sendiri oleh individu Karena ada suasana yang mendorong dan memberikan kemudahan bagi perkembangan dirinya.
         Pengajaran merupakan bagian dari pendidikan yang memberi cara dalam memberikan ilmu atau pengetahuan seperti dalam menyusun pembelajaran dan perangkat pembelajaran. Dapat dikatakan pula pengajaran merupakan pendidikan dengan cara memberi ilmu atau pengetahuan, serta juga memberikan keterampilan kecakapan kepada anak-anak yang keduanya dapat memberikan manfaat bagi anak-anak baik secara lahir maupun batin. Sedangkan Pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, sebagai manusia, dan sebagai masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
       Melihat uraian diatas, kita dapat menangkap pemikiran Ki Hajar Dewantara mengenai Pendidikan yakni upaya yang konkret untuk memerdekakan manusia secara utuh dan penuh. Menurut beliau, Pendidikan merupakan salah satu pintu masuk untuk mewujudkan manusia yang merdeka. Baik bemerdekaan lahiriah maupun batiniah manusia, baik sebagai makhluk individual maupun sebagai anggota masyarakat dan warga dunia.



Link tugas filsafat ke 4 :
2. 15120007 Ismaul Amalia
4. 15120040 Nur Tri Atika
https://nurtriatika.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran-ki-hajar.html?m=1                                                                 5. Nuroh Difallah 15120497 https://nurohdifallah15120497.blogspot.com/2018/11/pendidikan-dan-pengajaran.html
6. Dewi Krisdiyanti 15120285
7. Atik Budiarti 15120010 https://atikbudiarti31.blogspot.com/?m=1
8. Febydwiangrainy. 15120029 . https://febydwiangrainy.blogspot.com
9. Mahmudi 15120018
10.Abdul Ghofar 15120024
12 Devi Endah Prastiwi 15120441
14. Martiya zulfa risty (15120039)
19. Eko nur fatoni (15120020)
21. Hadiah hana putri 15120481http://15120481hana.blogspot.com/?m=1
23. Lina Muntasiroh
24. 15120008 Khafidzoh Asfihani
asfihani96.wordpress.com/2018/11/02/pendidikan-dan-pengajaran/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pola Pikir    Manusia disebut sebagai makhluk berpikir. Tiada ciptaan lain yang dapat mengungguli kita dalam kapasitas ini. Pola pikir ma...